Senin, 04 April 2011

Ketika Atta Melepaskan Jilbabnya

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Pagi itu, mentari malu-malu menunjukkan sinarnya. Aku masih asik bergumul dengan mimpi-mimpiku. Ku lirik Dian masih melongo dalam tidurnya disebelah ranjangku. Hehehe…Kadang-kadang aku suka jahil, ketika melihat Dian terlelap tapi mulutnya terbuka sampai ilernya meleleh di bantal yang sudah apek karena jarang di cuci. Maklumlah anak kos!!

Sekitar pukul 06.00 pagi, rumah kos " Block M" yang di huni sekitar 16 orang termasuk aku dan dian itu masih terasa sunyi. Mereka masih enggan keluar dari kamar masing-masing, walau sebagian sudah bangun sejak subuh tadi.

Hari ini Aku, Dian (Di panggil Olive karena gayanya kek pemeran senetron Olive temannya boski), Anis dan Hendriana ( minul) siap-siap berangkat ketempat PKL. Kecuali Atta ( panggilannya Kodok) ! Dia mendapat tempat PKL dekat dengan sekolah kami di kediri.

" Ye.. kok aku sendiri yang tinggal di kos-kosan nekkk" jawab Atta sambil memandang kami yang sibuk menyiapkan baju yang akan kami bawa.

" Enak kali dok ! kagak usah ngeluarin biaya banyak ! Lagian masih ada kakak kos yang lain. jawabku mencoba menghibur dia.

Atta gadis yang cantik, cerdas dan memakai jilbab sejak kecil. Dia di kenal agak pendiam diantara kami berlima. Sedangkan Minul yang nama aslinya Hendriana, ini dia biang kerok paling rame di kos-kosan tapi anaknya cerdas, walau matanya cacat rasa pedenya luar biasa . Dia satu jurusan dengan Atta di Farmasi.

Anis gadis berasal dari nganjuk ini sering ngambek tapi dia baik sebenarnya. Dia ambil jurusan Analis. Dian ! ini nich teman aku senasib seperjuangan, super gokil dan rese sama kayak aku di kos-kosan. Walau otaknya pas-pasan, dia anak yang rasa pertemananya sangat tinggi.

Dia rela tidak makan kalau temannya sedang kehabisan uang. Dia termasuk anaknya orang tajir dari jombang. Dia paling malas di kos-kosan untuk urusan cuci baju, dan akhirnya bajuku yang jadi korban ludes dipakai gantian. Alamak ampunn dech pokoknya Olive nich!! Dian satu jurusan di perhotelan denganku.Tapi kita saling rukun-rukun saja walau banyak perbedaan.

" aku berangkat dulu yach ? pamitku bersama Dian keteman-temanku.

Aku dan Dian PKL di Hotel Mirama Surabaya. Sedangkan Minul, PKL di apotek Pandaan, Anis praktek di rumah sakit madiun dan Atta di apotek Kediri. Kami berjanji akan berlomba-lomba membawa pulang hasil yang terbaik.

Setelah tiga bulan berpisah dengan sahabat-sahabatku itu, Akhirnya kita bisa berkumpul kembali. Tapi ada yang aneh dengan Atta !

Dia sering keluar dengan cowok barunya yang di kenal di apotek tempat dia training. Kami hanya diam melihat perubahannya. Mungkin memang sudah saatnya dia pacaran. Toh kita sudah kelas tiga SMK.

Hari sabtu pasti kita sibuk pulang kampung, biasalah masih kangen dengan emaknya masing-masing.Tetapi kami berlima memutuskan tidak mudik, untuk minggu ini dengan alasan kangen jalan-jalan bareng.

Sekitar pukul 07.00 kami berlima mau berangkat nonton. Tiba-tiba Atta memberitahu kami tidak bisa ikut karena ada janji dengan cowoknya. Dengan rasa kecewa, kamipun berangkat berempat ke bioskop di daerah dhoho.

" Hemm… si kodok kayaknya berubah yach setelah pulang PKL !" protes minul kepada kami yang asik menyruput minuman .

" Ada saatnya bersama teman-teman ! Ada saatnya bersama orang tercinta Nul? jawabku yang masih asik menyumpal popkorn ke mulut.

Setelah puas nongkrong di mall kamipun memutuskan pulang dengan berjalan kaki menuju kos-kosan. Tapi mataku melihat seseorang yang aku kenal sedang menuju mall tempat kami nongkrong. Aku manarik tangan Dian dan menunjukkan sesuatu yang di ikuti oleh Minul dan Anis. Mata kami tak berkedip, seakan-akan melihat hantu lewat.

"Haaaaaaaaa…!!! si Atta " jawab kami serempak seperti paduan suara.

Atta keluar dengan cowoknya tanpa mengenakan Jilbab. Sungguh sayang.. sejak kecil dia menutup semua auratnya tapi hanya permintaan cowok yang tak jelas dia melepaskan jilbabnya!

TEAMJABAL@gmail.com (teamjabal) 04 Apr, 2011


--
Source: http://situslakalaka.blogspot.com/2011/04/ketika-atta-melepaskan-jilbabnya.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

 
Atas